KONVENSI HAK ANAK

anak-rame

Apakah Konvensi Hak Anak (KHA) ?

  • Perjanjian internasional yang memberikan pengakuan serta menjamin penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. (konvensi = pakta, perjanjian)
  • KHA disetujui dengan suara bulat oleh Majelis Umum PBB pada tanggal 20 November 1989. 

Apakah KHA mengikat ?

  • KHA bersifat mengikat terhadap Negara-Negara yang telah menandatangani atau meratifikasinya.
  • Indonesia meratifikasi KHA melalui Keppres No. 36/1990 tertanggal 25 Agustus 1990.
  • Indonesia terikat pada ketentuan-ketentuan KHA terhitung sejak 5 Oktober 1990.

 Bagaimana Struktur KHA ?

KHA dibagi menjadi 4 (empat) bagian :

  • Mukadimah: memberikan konteks/ latar belakang Konvensi.
  • Bagian I: berisi pengakuan atas hak-hak anak dan jaminan atas penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak.
  • Bagian II: mengatur bagaimana hak anak dilaksanakan dan dipantau.
  • Bagian III: mengatur kapan KHA mulai berlaku bagi Negara (atau Negara-Negara)

 Isi KHA (Bagian I)

KHA dibagi menjadi 8 cluster/ kelompok:

  1. Langkah-langkah implementasi umum
  2. Prinsip-prinsip umum
  3. Definisi anak
  4. Hak & kebebasan sipil
  5. Lingkungan keluarga & pengasuhan pengganti
  6. Kesehatan & kesejahteraan dasar
  7. Pendidikan, waktu luang & kegiatan budaya
  8. Langkah-langkah perlindungan khusus.

 Langkah2 perlindungan khusus :

  • A. Pengungsi anak & anak dlm situasi konflik bersenjata.
  • B. Anak yang berkonflik dgn hukum.
  • C. Anak dlm situasi eksploitasi & kekerasan:
  • - Eksploitasi ekonomi,
  • - Penyalah-gunaan narkoba,
  • - Eksploitasi & kekerasan seksual,
  • - Penculikan, penjualan & perdagangan anak,
  • - Eksploitasi dlm bentuk lainnya.
  • D. Anak dari kelompok minoritas dan masyarakat adat terasing.

 

 Definisi “anak”

  • Anak: “setiap manusia” yang belum berumur 18 tahun.
  • “Setiap manusia” berarti tidak boleh ada pembeda-bedaan atas dasar apapun, termasuk atas dasar ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, keyakinan politik atau keyakinan lainnya, kebangsaan, asal-usul etnik atau sosial, kekayaan, cacat atau tidak, status kelahiran ataupun status lainnya, baik pada diri si anak maupun pada orangtuanya.

 Prinsip-prinsip Konvensi Hak Anak

  • 1. Non-diskriminasi (= prinsip universalitas HAM)
  • 2. Hak hidup, kelangsungan hidup & perkembangan (= prinsip indivisibilitas HAM)
  • 3. Kepentingan terbaik bagi anak
  • 4. Partisipasi anak 

Hak-hak Anak :

  • 1. Hak & kebebasan sipil.
  • 2. Hak atas lingkungan keluarga.
  • 3. Hak atas kesehatan & kesejahteraan dasar.
  • 4. Hak atas pendidikan, waktu luang & kegiatan budaya.
  • 5. Hak atas perlindungan khusus.

 A. Hak & kebebasan sipil

  • Setiap anak memiliki hak & kebebasan sipil sebagaimana orang dewasa, misalnya:
  • - Hak untuk memiliki identitas dan kewarganegaraan;
  • - Hak atas kebebasan berpikir, berkeyakinan dan beragama;
  • - Hak atas kebebasan berekspresi/ menyampaikan pendapat;
  • - Dll.
  • Namun anak tidak mempunyai hak politik:
  • - Hak untuk memilih dan dipilih dalam pemilu;
  • - Hak untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.

 B. Hak atas lingkungan keluarga

  • Merupakan hak asasi khusus untuk anak. Orang dewasa tidak mempunyai hak ini.
  • Berarti bahwa anak mempunyai hak untuk diasuh oleh orangtuanya.
  • Jika orangtua tidak ada atau tidak mampu mengasuh, anak berhak mendapatkan keluarga/pengasuh pengganti.
  • Hak atas lingkungan keluarga meliputi juga hak anak untuk dilindungi dari segala bentuk tindak kekerasan (fisik, mental, seksual, dan penelantaran/pengabaian) oleh orangtua atau wali anak.
  • Jika anak mengalami tindak kekerasan dan pengabaian, maka Negara wajib memberikan perlindungan kepada anak, kalau perlu dengan mencabut kuasa asuh orangtua/wali, dan pada tingkat yang serius, menghukum orangtua/ wali.

 C. Hak atas kesehatan & kesejahteraan dasar

  • Anak mempunyai hak atas standar kesehatan tertinggi yang bisa diberikan, meliputi misalnya:
  • - Pencegahan penyakit, kurang gizi dan pengurangan angka kematian bayi;
  • - Layanan kesehatan;
  • - Termasuk asuransi kesehatan.
  • Anak cacat berhak atas layanan kesehatan khusus agar mereka bisa mempersamakan diri dengan anak-anak yang tidak cacat.

 D. Hak atas pendidikan, waktu luang & kegiatan budaya

  • Hak atas pendidikan, terutama pendidikan dasar.
  • Hak untuk beristirahat, mempunyai waktu luang untuk bermain dan berekreasi.
  • Hak untuk terlibat aktif dalam kegiatan budaya didalam masyarakatnya.

 E. Hak atas perlindungan khusus

  • Untuk kelompok anak tertentu:
  • - Pengungsi anak;
  • - Anak yang berkonflik dgn hukum;
  • - Anak dari kelompok minoritas atau masyarakat adat terasing.
  • Untuk semua anak:
  • - Dalam situasi perang/sengketa bersenjata.;
  • - Dari eksploitasi ekonomi.
  • - Dari penyalah-gunaan narkoba.
  • - Dari eksploitasi & kekerasan seksual.
  • - Dari penjualan, penculikan dan perdagangan anak.
  • - Dari eksploitasi dalam bentuk lainnya.

 Siapa yang memenuhi hak anak ?

  • Orangtua/wali bertanggungjawab untuk memenuhi hak anak.
  • Negara (Pemerintah termasuk Pemerintah Daerah, DPR termasuk DPRD, dan Mahkamah Agung/pengadilan) berkewajiban memenuhi, melindungi dan menghormati hak anak).

 Bagaimana kewajiban Negara Melaksanakan ?

  • 1. Pemerintah membuat program, misalnya:
  • - Penerbitan akta kelahiran gratis bagi anak;
  • - Pendidikan tentang cara pengasuhan tanpa kekerasan kepada orangtua dan guru;
  • - Layanan kesehatan untuk anak;
  • - Meningkatkan anggaran pendidikan dasar dan menggratiskan biaya pendidikan dasar.
  • 2. DPR/ DPRD membuat UU/ Perda untuk melindungi anak dari tindak kekerasan dan eksploitasi, mengancam pelaku dengan ancaman hukuman à efek jera.
  • 3. Jajaran penegak hukum (polisi, jaksa) dan penegak keadilan (hakim) memproses setiap pelanggaran hak anak dengan tegas, tanpa pandang bulu, dan memberi sanksi yg setimpal dengan pelanggaran yang dilakukan.

 Norma-norma hak anak dalam perundangan nasional

Yang terpenting diantaranya:

  • UUD 1945 hasil amandemen
  • UU No. 3/1997 ttg Pengadilan Anak
  • UU No. 39/1999 ttg Hak Asasi Manusia
  • UU No. 23/2002 ttg Perlindungan Anak

 

 

 

About these ads

Tentang pedulihakanak

PENUHI HAK - HAK ANAK!! ATAU TIDAK SAMA SEKALI!!
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s